Dalam satu titik itu
Kami berdiri, kami bersaksi
Bercengkerama untuk menuju satu titik
Titik tantangan, dera, siksa yang tak kunjung usai
Sementara darah terus bercucur
Batu nisan semakin ramai terpancang
- - -
Sesaat siang itu di stadium perkumpulan
Dalam satu catatan, lembar yang sama
Mereka berkumpul, menuju satu titik
Panji-panji berkibar, teriak-teriak lantang membahana
Menuju satu titik
- - -
Singkat kudengar deru kuda besi
Menghantar paduka
Menggelitiki rakyat yang terbuai janji
Retorika tentang satu titik
Asap rokok berhembus, hitamnya kopi perlahan dihirup
Sajian hangat tak tergantikan
Serta semua elemen kehidupan, berkegiatan
Menuju satu titik, titik
Titik yang menjadi satu pewarna koran
Manjadi cambuk semangat dalam iklan televisi
- - -
Semua percaya, semua bicara
Satu titik itu
Titik kebangkitan negeri kami, dan harapannya
Yang selalu ditunggu
(19 maret 2011)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar