Kisah Tentang Seorang Anak

Kisah tentang anak yang putus asa, ia tersia-sia, terseok langkahnya
Pada kala itu buta matanya, dingin harinya
Air mata, menjadi pelega hausnya, namun haus lagi, lagi dan lagi
Murung, sedih, menyendiri dalam kamarnya, kamar yang sempit lagi gelap tak bercahaya
Ingat dulu bagaimana ia
Melonjak semangat, berlari, kian kemari
Ucapan nya riang, cantik dan cahaya menerpa rautnya
Sempurna tanpa kerut sekalipun
Namun kerana satu kecewa, salah lain yang dunia sendiri tidak mengerti
Ia menjauh, berpaling, dan melangkah mundur
Padahal senyawa hidup dan tekad menghampirinya
Namun ia tetap membuang muka tanda tak suka,
Kini pelangi enggan terbit, namun hujan deras senantiasa turun
Anak itu, masih murung dibalik jendela berteralis
Sedangkan semangatnya, menanti untuk diambil dan direnggut
Oleh orang lain yang mungkin berkesempatan
Anak itu, masih sibuk menggelayuti impiannya, tak mau beranjak
Sedangkan impiannya, hingga kini hanya menjadi impian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar